PADANG — Tim petanque Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih tiga medali perunggu pada ajang 25th IMT-GT Varsity Carnival 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Padang (UNP), Padang, Sumatera Barat. Tiga medali tersebut masing-masing diraih pada nomor single man, single women, dan double mix.
Cabang olahraga petanque menjadi salah satu nomor yang dipertandingkan dalam ajang IMT-GT Varsity Carnival 2026. Bagi USK, keikutsertaan pada ajang ini bukanlah yang pertama. Petanque sebelumnya juga dipertandingkan pada IMT-GT tahun 2019 di Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan Perlis, Malaysia.
Pada IMT-GT 2019 dan IMT-GT 2025 yang berlangsung di PSU Thailand, tim petanque USK berhasil menunjukkan prestasi dengan meraih medali emas pada nomor beregu. Namun, pada pelaksanaan IMT-GT 2026 di Padang, tim USK harus puas membawa pulang tiga medali perunggu dari tiga nomor yang dipertandingkan.
Pada nomor single man, atlet USK Azmi berhasil melaju hingga babak semifinal. Langkahnya terhenti setelah dikalahkan atlet dari PSU Thailand. Atlet PSU tersebut kemudian tampil sebagai peraih medali emas pada nomor single man.
Sementara itu, pada nomor single women, atlet USK An. Dara Mawardah juga mampu mencapai babak semifinal. Ia harus mengakui keunggulan atlet PSU Thailand yang kemudian berhasil menjadi juara dan meraih medali emas pada nomor tersebut. Hasil tersebut membuat Dara Mawardah berhak membawa pulang medali perunggu.
Pada hari kedua pertandingan, USK kembali menurunkan pasangan Rahmad Rezal/Ulvi Sumayya pada nomor double mix. Pasangan tersebut berhasil melaju hingga babak semifinal sebelum dikalahkan pasangan dari UNP Padang. Dengan hasil tersebut, pasangan USK memperoleh medali perunggu sekaligus melengkapi raihan tiga medali untuk tim petanque USK.
Pada partai final nomor double mix, pasangan UNP Padang berhasil tampil sebagai juara dan meraih medali emas.
Coach petanque USK, Abdurahman, yang didampingi Novi Lidia Isdianty, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih para atlet. Meskipun target medali emas belum berhasil diwujudkan, ia menilai perjuangan dan kondisi para atlet tetap menjadi hal yang patut diapresiasi, terlebih dengan jadwal pertandingan yang cukup padat.
«“Kami bersyukur atas raihan tiga medali perunggu ini. Walaupun medali emas lepas dari target yang telah kami impikan, para atlet tetap sehat meskipun jadwal pertandingan sangat padat,” ujar Abdurahman.»
Raihan tiga medali perunggu tersebut menjadi bukti bahwa tim petanque USK tetap mampu bersaing di tingkat internasional kawasan IMT-GT. Hasil ini juga diharapkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi bagi para atlet serta tim pelatih untuk meningkatkan prestasi pada ajang IMT-GT berikutnya.









