SPORTYCO.ID – Liverpool menunjukkan fleksibilitas dan ketahanan luar biasa dalam kemenangan mereka atas PSG. Mereka menekan, bertahan, dan menyerang dengan kecepatan tinggi, mencerminkan komentar Luis Enrique sebelum pertandingan yang menyebut mereka sebagai “tim yang sempurna.” Namun, di balik kemenangan ini, ada satu faktor kunci yang tak terbantahkan: Alisson Becker.
Kiper Liverpool ini tampil luar biasa, tak hanya dalam penyelamatan konvensional, tetapi juga dalam peran krusialnya sebagai penjaga pertahanan tim. Dengan refleks luar biasa, Alisson menjadi penghalang utama bagi PSG, yang mencatatkan 26 tembakan sepanjang pertandingan. Salah satu penyelamatan paling dramatis terjadi ketika Désiré Doué hampir mencetak gol melalui tendangan melengkung ke pojok gawang, tetapi Alisson mampu menepisnya dengan reaksi cepat.
Gol kemenangan Liverpool datang di menit ke-87 melalui Harvey Elliott, yang memanfaatkan umpan matang dari Darwin Núñez setelah serangan balik cepat. Tembakan Elliott meluncur ke sudut jauh gawang, cukup kuat untuk menghindari penyelamatan Gianluigi Donnarumma. Gol ini menghapus dominasi PSG yang selama ini menguasai permainan dan mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
PSG tampil agresif sejak awal, dengan Khvicha Kvaratskhelia sebagai ancaman utama. Pemain Georgia itu terus meneror pertahanan Liverpool dengan pergerakannya yang lincah dan eksplosif, menunjukkan kelasnya sejak bergabung dari Napoli pada Januari lalu. Vitinha dan João Neves mendominasi lini tengah, sementara PSG menciptakan beberapa peluang emas di babak pertama.
Namun, di babak kedua, Liverpool mulai bermain lebih disiplin dan solid dalam bertahan. Alisson semakin tampil percaya diri, seolah tahu bahwa ini adalah momen pentingnya. Dengan setiap penyelamatan, ia semakin mengukuhkan dirinya sebagai pahlawan Liverpool malam itu.
Pertandingan ini sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola sering kali ditentukan oleh detail kecil—sebuah penyelamatan gemilang, keputusan cepat, atau serangan balik yang efektif. Dan pada malam itu di Paris, Alisson menjadi elemen kunci yang membuat semua bagian lain dari permainan Liverpool masuk akal, membawa mereka satu langkah lebih dekat ke tujuan akhir musim mereka.
SUB. theguardian









