Sportyco.id/ Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan sejarah penting dalam dunia olahraga mahasiswa. Melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), kampus kebanggaan rakyat Aceh ini akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Internasional Petanque Antar Mahasiswa dan Double Open 2025.
Kejuaraan ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dalam mengembangkan peran serta lembaga di ajang internasional. Ajang ini menjadi momentum kebangkitan olahraga petanque Aceh di panggung nasional bahkan internasional.
Dukungan Penuh dari Rektor dan Dekan
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU, menegaskan bahwa kampus mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan internasional ini sebagai wujud nyata kontribusi USK terhadap pengembangan olahraga dan sport tourism Aceh. “Universitas tidak hanya melahirkan insan akademis, tetapi juga menjadi motor pembangunan melalui olahraga. Petanque adalah salah satu cabang yang potensial, dan USK siap menjadi pusatnya,” ujarnya.
Dekan FKIP USK, Syamsulrizal, M.Kes, menambahkan bahwa ajang ini bukanlah kegiatan yang hadir secara tiba-tiba, melainkan telah lama direncanakan untuk mendukung internasionalisasi FKIP USK sesuai dengan visi dan misi fakultas. “Kejuaraan ini merupakan bagian dari strategi besar FKIP dalam memperluas jejaring internasional. Melalui event ini, kami ingin menunjukkan kesiapan FKIP USK berkiprah di level global sekaligus menjadikannya ajang persahabatan, prestasi, dan integrasi dunia kampus dengan olahraga internasional,” jelasnya.
Dukungan dari Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Event besar ini juga mendapat dukungan penuh dari Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI). Ketua Umum PB FOPI, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, mengapresiasi langkah USK dan FKIP dalam menyelenggarakan kejuaraan internasional. “Aceh punya energi besar untuk memajukan petanque. Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan berjenjang menuju prestasi dunia,” tegasnya.
Dukungan dari FOPI Aceh
Hal senada disampaikan Ketua Umum FOPI Aceh, Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur, BC. Menurutnya, kejuaraan ini mempertegas posisi Aceh sebagai pionir olahraga petanque di kawasan barat Indonesia. “Dengan dukungan kampus, pemerintah, dan PB FOPI, kita ingin Aceh menjadi rumah bagi event-event besar petanque,” jelasnya.
Sementara itu, Abdurrahman, M.Kes, selaku Dewan Pembina FOPI Aceh yang juga Ketua Panitia Pelaksana menekankan pentingnya kolaborasi. “Sinergi antara akademisi, organisasi olahraga, dan pemerintah akan menjadikan petanque sebagai olahraga yang tidak hanya berprestasi, tapi juga mendukung sport tourism Aceh,” ungkapnya.
Jadwal Kejuaraan
Kejuaraan ini akan berlangsung di Gelanggang Petanque Sport Centre USK pada 10–13 Oktober 2025, didahului dengan Technical Meeting dan Refreshing Arbitre pada 9 Oktober. Berikut adalah jadwal kejuaraan:
– 9 Oktober 2025: Coba lapangan, refreshing arbitre, technical meeting
– 10 Oktober 2025: Double Men & Double Women
– 11 Oktober 2025: Double Mix
– 12 Oktober 2025: Penyisihan Double Open
– 13 Oktober 2025: Quarterfinal hingga Final, penutupan dan pengalungan medali Double Open
Hadiah dan Sistem Pertandingan
Panitia menyiapkan total hadiah Rp 80 juta, dengan rincian juara pertama tiap nomor Rp 8 juta, juara kedua Rp 5 juta, juara ketiga & keempat Rp 2,5 juta, bahkan hingga peringkat 5–8 untuk Double Open masih mendapat Rp 500 ribu. Sistem pertandingan menggunakan “Double Knock Out Group” hingga semifinal dan final skor penuh hingga 13 poin.









