SPORTYCO.ID – FIFA telah menyetujui pembentukan Piala Champions Wanita yang akan dimulai tahun depan, menampilkan klub-klub terbaik dari seluruh dunia. Kompetisi ini disepakati dalam pertemuan Dewan FIFA pada hari Rabu, yang juga mengonfirmasi bahwa Piala Dunia Antarklub Wanita pertama, yang awalnya dijadwalkan pada 2026, akan ditunda hingga 2028. Penundaan ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup dalam mengatur jadwal pertandingan tambahan.
Piala Champions Wanita akan menjadi turnamen tahunan, kecuali pada tahun di mana Piala Dunia Antarklub Wanita digelar. Kompetisi ini akan mempertemukan juara dari setiap turnamen klub di tingkat konfederasi. Dengan diluncurkannya Liga Champions Wanita AFC dan Concacaf W Champions Cup, kini seluruh enam konfederasi memiliki turnamen klub masing-masing.
Dalam format kompetisi Piala Champions Wanita, juara Asia dan Oseania akan bertanding untuk mendapatkan tiket melawan juara Afrika. Pemenangnya akan melaju ke semifinal menghadapi juara Eropa. Semifinal lainnya akan mempertemukan juara Concacaf dengan juara Amerika Selatan, sebelum berlanjut ke laga final dan perebutan tempat ketiga. Semifinal dijadwalkan pada 28 Januari tahun depan, sementara final dan laga perebutan tempat ketiga akan berlangsung pada 1 Februari.
Kompetisi ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak dan diharapkan dapat meningkatkan nilai komersial klub-klub peserta. Sementara itu, FIFA akan segera mengumumkan tuan rumah Piala Dunia Antarklub Wanita pertama. Turnamen ini akan diikuti oleh 16 tim dengan sistem penyisihan grup. Asia, Afrika, Concacaf, dan Amerika Selatan masing-masing mendapatkan dua slot otomatis, UEFA mendapat lima slot, sementara Oseania tidak mendapatkan tempat otomatis. Tiga slot tersisa akan ditentukan melalui babak playoff yang melibatkan satu klub dari masing-masing konfederasi.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa Piala Dunia Antarklub Wanita akan menjadi tonggak penting dalam perkembangan sepak bola wanita, memberikan panggung yang layak bagi klub-klub terbaik untuk bersaing secara global. FIFA juga sedang membahas detail hadiah uang serta jendela transfer guna memastikan turnamen ini berlangsung di luar musim bagi beberapa konfederasi.
SUB. theguardian









