Istvan Kovacs, seorang guru pendidikan jasmani dari kota Carel, Rumania, akan memimpin laga final Liga Champions 2024/2025 antara Paris Saint Germain (PSG) dan Inter Milan yang digelar pada Minggu (1/6) dini hari WIB.
Kovacs, yang juga berprofesi sebagai wasit, menyatakan rasa bahagianya atas kepercayaan yang diberikan oleh UEFA. “Saya merasa sangat bahagia dan terhormat diberi kepercayaan ini. Saya juga bersyukur pernah memimpin final UEFA Conference League edisi perdana pada tahun 2022,” ujar Kovacs, seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
Dalam laga final nanti, Kovacs akan didampingi oleh dua asisten wasit asal Rumania, yaitu Mihai Marica dan Ferencz Tunyogi.
Memimpin pertandingan besar seperti final Liga Champions merupakan impian lama Kovacs. Ia mengingat betul momen ketika menonton pertandingan Euro 1996 di televisi dan mengkritisi keputusan wasit saat itu. Dari sanalah sang ayah menyarankannya untuk mengikuti kursus wasit — keputusan yang kemudian menjadi jalan hidupnya.
Kovacs memulai karier sebagai wasit di usia 19 tahun di kompetisi kasta ketiga Liga Rumania. Tiga tahun kemudian, ia sudah memimpin pertandingan di divisi utama, termasuk laga final Piala Super Rumania antara Dinamo Bucharest dan Rapid Bucharest.
Pada tahun 2010, Istvan Kovacs resmi mengantongi lisensi sebagai wasit internasional. Sejak saat itu, ia dipercaya memimpin berbagai laga penting di kompetisi elite seperti Liga Champions, bahkan turut ambil bagian sebagai wasit di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kovacs mengaku sempat bercita-cita menjadi pesepakbola profesional. “Saya dulu bermain sepak bola dan bermimpi menjadi pemain hebat seperti kebanyakan anak muda,” katanya.
Namun, ia kemudian menyadari bahwa karier sebagai bintang lapangan bukan jalannya. “Saya sadar tidak akan menjadi megabintang, jadi saya memilih fokus meniti karier sebagai wasit,” tambahnya.
Sumber: CNN INDONESIA









